Saat Aku Mengungkapkan Cinta Kepadamu dan Kau Hanya Menjawab: Hidup Rakyat

Saat Aku Mengungkapkan Cinta Kepadamu dan Kau Hanya Menjawab: Hidup Rakyat

Kau lihat kesedihan seorang pembuat kopi
Yang tak banyak bicara saat meja beserta rombongnya
Diangkut satpol pp suatu siang. 
Kau pun tahu aku tak kan bisa lagi
Menulis konfigurasi namamu di atas meja itu
Sambil memandang wajahmu seperti senja
Menunggu malam
Dan mengapa kesedihan selalu saja tertambat seberapa jauh waktu?
Sedang aku tetap saja terlambat menangkap pernyataanmu
Yang melesat secepat truk pengangkut potongan meja kopi

Bekasi, 2 September 2015
 

Share this Post:
Twitter Facebook Google+