Rintik Randu Rindu

Rintik Randu Rindu

Begitu sendu, mendayu, merapal, dan setenang banyu
Menari dibatas angin, dan lebur dalam senyum bening sang kening
Terlalu tenang, bahkan langitpun tak mampu membaca buncah yang menggenang

Ketika malam terlarut dalam sepi, gelombang hanya tampak seperti senandung pilu puteri peri

Tak tampak hasrat selain pekat yang memikat
Tak terlihat gemuruh selain indah aroma yang meluruh

Lalu Apa yang dapat menahan ku untuk takluk pada gelombang malam
Apa pula yg dapat ikat kakiku agar tak tenggelam

Hhhmmm

Kini dini mulai mencari
Kini mentari seperti menampar diri
Dimana arti
Dimana mata hati
Dimana diri
Dan dimana sukmasari

Sekalipun tampak randu, tetap terlihat ambigu
Walaupun beraroma biru, tetap kuning menderu dalam syahdu

Ohhhhh
Layu itu membatu
Dimana diri
Dan dimana sukmasari

Sekalipun tampak randu, tetap terlihat ambigu
Walaupun beraroma biru, tetap kuning menderu dalam syahdu

Ohhhhh
Layu itu membatu

Share this Post:
Twitter Facebook Google+