Ratusan Pegiat Budaya Bekasi Bersihkan Curug Parigi

Ratusan Pegiat Budaya Bekasi Bersihkan Curug Parigi

Blog Single

Ketua Paguyuban Pemangku Seni Budaya Bekasi (Pangsi) Drahim Sada bersama pegiat budaya bersihkan curug parigi (18/10)

Sabekasi.com, Bantar Gebang - Ratusan pegiat budaya Bekasi bersihkan sampah di Curug Parigi, Minggu pagi (18/10). Secara gotong royong sampah-sampah yang tersangkut di bebatuan diangkut ke pinggir sungai untuk dibersihkan.

Ketua Paguyuban Pemangku Seni Budaya Bekasi (Pangsi) Drahim Sada mengatakan,  kegiatan ini sebagai tindak lanjut kepedulian komunitas budaya Bekasi terhadap Curug Parigi.  "Kita mah bergerak yang konkret-konkret aja lah, kita kerahkan temen-temen dari lintas komunitas budaya buat bersih-bersih" tegasnya kepada Sabekasi.com

(Baca: Ini Sikap Komunitas Budaya Bekasi Soal Curug Parigi)

Kondisi Curug Parigi sebagai wisata alam Bekasi memang kurang mendapat perhatian Pemerintah Kota Bekasi. Sampah-sampah, pencemaran, dan lingkungan menjadi isu curug yang terletak di Cikiwul, Pangkalan 5, Bantar Gebang ini.

Pegiat budaya Deni Djiung mengatakan, curug parigi harus diselamatkan dari potensi kepunahan sebagai wisata alam. "Kalau bukan kita yang jaga, ya siapa lagi," ujarnya. Kita, lanjut Djiung, belum bisa berharap banyak terhadap pemerintah.

Sementara itu Ketua Budayakan Bahasa Gabus Bekasi (BBGB) Chevi Macho mengatakan, kegiatan ini merupakan inisiatif komunitas budaya dan warga kampung Parigi. "Mudah-mudahan ini menjadi pemicu munculnya kepedulian terhadap Curug Parigi dari komunitas lainnya," kata Chevi.

Acara bersih-bersih Curug Parigi ini diikuti oleh berbagai komunitas Budaya Bekasi seperti Pangsi, BBGB, Tapak Kaki, Gading Muda Pengasinan, Kumpulan Betawi Bekasi (Kumbesi), dan lain-lain. (rd-15)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+