Sobat Tande Bakal Peringati Rapat Akbar Warga Bekasi 1950

Sobat Tande Bakal Peringati Rapat Akbar Warga Bekasi 1950

Blog Single

Audiensi Sobat Tande di kediaman K.H. Abid Marzuki, Ujung Harapan, Babelan, Sabtu (9/1)

Sabekasi.com, Babelan - Berbagai komunitas di Bekasi yang tergabung dalam Komunitas Sobat Tande akan memperingati momen bersejarah, Rapat Akbar Warga Bekasi 17 Januari 1950, pada hari Minggu (17/1) mendatang.

Kegiatan bertajuk "Sobat Tende" ini direncanakan akan melibatkan berbagai komunitas di Bekasi, Kota dan Kabupaten. Beragam aktivitas seni budaya akan ditampilkan dalam kegiatan yang akan di gelar di Alun-alun Kota Bekasi tersebut.

Drahim Sada dari komunitas Paguyuban Pemangku Seni Budaya Bekasi (Pangsi) mengatakan, ada tiga tujuan kegiatan ini. Pertama, memperingati Rapat Akbar Warga Bekasi tahun 1950. "66 tahun lalu, di alun-alun ada peristiwa Rapat Akbar Warga Bekasi yang digagas oleh K.H. Noer Ali. Dimana, sekitar 25.000 warga Bekasi berkumpul di Alun-alun," kata Drahim kepada Sabekasi.com.

Warga Bekasi yang turut dalam Rapat Akbar tersebut datang dari berbagai kalangan. Dari mulai kyai, ulama, jawara, pedagang, hingga petani.

Resolusi yang dihasilkan dari pertemuan itu adalah Bekasi menjadi Kabupaten dan wujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Karena menurut sejarah, saat itu wacana yang mengemuka adalah Republik Indonesia Serikat. Makanya, Rapat Akbar itu peristiwa penting dan bersejarah," jelas Drahim usai audiensi dengan K.H. Abid Marzuki, putra pahlawan nasional dari Bekasi K.H. Noer Ali, Sabtu malam (9/1).

Tujuan kedua, lanjut Drahim, untuk mewacanakan dan menghidupkan kembali semangat dan nilai Sobat Tande yang diantaranya telah ditunjukan kemanfaatannya oleh K.H. Noer Ali. Dimana, harmoni sosial berhasil dibangun di Bekasi melalui Sobat Tande.

Baca Editorial: Sobat Tande: Harmoni Sosial Warga Bekasi

"Ketiga, kegiatan ini merupakan ajang penghargaan terhadap perjuangan K.H. Noer Ali sebagai pahlawan bangsa. Mudah-mudahan semua berjalan lancar," tutur Drahim.

"Sobat Tande" direncanakan digelar dari pukul 7.30 sampai 13.00 dengan tiga segmen acara utama, yakni pidato kebangsaan, pentas seni budaya, dan doa bersama. (gl-15)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+