Sampah Bekasi Naik 300 Ton, Petugas Kewalahan

Sampah Bekasi Naik 300 Ton, Petugas Kewalahan

Blog Single

Ilustrasi penumpukan sampah (NET)

Sabekasi.com, Bekasi Selatan - Pasca perayaan lebaran 1437H/2016, volume sampah di Kota Bekasi mengalami lonjakan. Dinas Kebersihan Kota Bekasi mencatat adanya peningkatan sampah sebanyak 300 ton per hari dari situasi normal.

Kepala Dinas Kebersihan Kota Bekasi, Abdillah, mengatakan pada situasi normal volume sampah di Kota Bekasi berada pada kisaran 1.500 ton per hari. Meski demikian, sampah tersebut sudah diangkut dari sejumlah tempat pembuangan sampah sementara yang tersebar di 12 kecamatan setempat ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Bantargebang.

Diakui Abdillah, penambahan volume sampah itu sempat membuat sejumlah petugas kebersihan kewalahan mengangkutnya ke TPA karena sebagian besar petugas sedang cuti lebaran. Petugas tersebut memang diberikan kesempatan memperoleh cuti lebaran agar bisa berkumpul dengan keluarganya. "Sebagian ada yang sudah libur sejak hari lebaran, sampai H+3 lebaran," lanjutnya.

Adapun petugas yang aktif selama lebaran merupakan petugas piket yang memperoleh jatah lembur kerja. "Petugas piket kebersihan itu paling dapat mengangkut sampah sebagian saja di jalan protokol dan pasar," kata Abdillah.

Akibatnya, penumpukan sampah sempat terjadi di beberapa lokasi. Di kolong Jembatan Layang Kalibaru, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, sampah yang dibiarkan terbengkalai mencapai ketinggian satu meter. "Saat ini para petugas telah kembali bekerja dan membersihkan sampah yang menumpuk di sejumlah TPS sementara," tandas Abdillah. (Rsp)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+