Kali Bekasi Meluap, Warga Terpaksa Batalkan Mudik

Kali Bekasi Meluap, Warga Terpaksa Batalkan Mudik

Ilustrasi banjir (NET)

Sabekasi.com, Jatiasih – Sejumlah warga terpaksa harus membatalkan mudik pada libur lebaran tahun ini. Pasalnya, Kali Bekasi meluap sejak Minggu malam (3/7). Hal tersebut mengakibatkan rumah warga yang berada di bantaran kali mengalami kebanjiran.

"Tiba-tiba air dari saluran air mulai masuk ke jalan di kompleks saya jam 23.15 WIB. Saya diinformasikan air Kali Bekasi meluap," kata warga Blok C Perumahan Pondok Mitra Lestari, Oman Rachman (55).

Diceritakan Oman, saat itu dirinya bersama keluarga tengah bersiap-siap untuk mudik ke Ciamis. Namun karena banjir yang terjadi, Ia memutuskan untuk membatalkan rencana mudik ke kampung halaman.

"Saya sudah masukin koper ke mobil dan istri sama putri saya sudah siap berangkat malam ini, tapi terpaksa dipending dulu sampai situasi normal. Takut air masuk ke rumah karena prabotan belum dinaikin ke tempat aman," ungkap Oman.

Menurut Oman, banjir yang terjadi lingkungan tempat tinggalnya sudah menggenai sejumlah ruas jalan. Sementara itu, banjir sudah mencapai ketinggian sekitar 5-10 centimeter.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Komunitas Peduli Cileungsi Cikeas (KP2C), tinggi muka air Sungai Cileungsi pada pukul 19.34 WIB mencapai puncaknya, yakni sekitar 360 kubik per detik. Sedangkan tinggi muka air Sungai Cikeas pada pukul 22.00 WIB mencapai puncaknya yakni sekitar 228 kubik per detik.

Kedua aliran sungai itu bergabung di Kali Bekasi, tepatnya di Perumahan Pondok Gede Permai Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. "Pada pukul 22.00 WIB tinggi muka air Kali Bekasi sudah mencapai 560 kubik per detik atau di atas situasi normal yakni 300 kubik per detik," kata anggota KP2C, Puarman. (Rsp)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya