Bupati Neneng Salahkan Warga Soal Kisruh PPDB Online

Bupati Neneng Salahkan Warga Soal Kisruh PPDB Online

Blog Single

Ilustrasi PPDB Online (NET)

Sabekasi.com, Cikarang Utara – Memasuki hari kedua pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online, sejumlah permasalahan masih ditemui dalam proses pendaftaran di wilayah Kabupaten Bekasi.

Seperti masih banyak warga yang mengeluhkan perbedaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam Kartu Keluarga yang berbeda. Sedangkan dalam proses verifikasi dokumen pendaftaran calon peserta didik menggunakan KK.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Neneng Hasanah Yasin menilai permasalahan PPDB Online adahal ha; biasa dan selalu terjadi tiap tahunnya. Dinilainya, masyarakat terlambat untuk mengurus dan memperbaharui data kependudukan seperti E-KTP dan KK.

Dicontohkan Neneng, saat proses pendaftaran PPDB Online, dokumen yang digunakan masih ada yang ditemui menggunakan data KTP dan KK yang belum diperbaharui. “Masih menggunakan yang dulu (data kependudukan), sedangkan pemerintah pusat meminta kepada kita yang update," jelas kepada awak media..

Oleh karenanya, Neneng menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Bekasi untuk sadar akan pentingnya mengurus dokumen kependudukan seperti E-KTP dan KK jauh sebelum pelaksanaan PPDB Online. "Mereka harus sadar dong, karena peraturannya begitu, kalau diurus dari kemarin-kemarin tentunya nggak ada masalah," terang Neneng.

Seperti diketahui, proses pendaftaran dan verifikasi pendaftaran PPDB Online tahun ajaran 2016/2017 di wilatah Kabupaten Bekasi akan berlangsung hingga 29 Juni. Sedangkan pengumuman hasil PPDB Online akan diumumkan pada 30 Juni. (Day)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+