Warga Keluhkan Adanya Pungutan PPDB Online

Warga Keluhkan Adanya Pungutan PPDB Online

Ilustrasi PPDB Online (NET)

Sabekasi.com, Bekasi Utara –Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online 2016 di Kota Bekasi diwarnai dengan adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh pihak sekolah. Hal itu disampaikan oleh sejumlah orang tua dari calon siswa, Kamis (23/6).

Orang tua calon siswa tersebut mengeluhkan adanya penarikan uang oleh pihak panitia untuk keperluan pendaftaran PPDB Online 2016. "Panitia PPDB di SMPN 5 Seroja Kecamatan Bekasi Utara menarik uang Rp50 ribu per calon siswa yang mau daftar. Namun, mereka tidak mau menjelaskan dasar hukumnya apa penarikan uang itu," kata Sentana.

Dijelaskan Sentana, kewajiban membayar uang pendaftaran itu terpampang di meja registrasi panitia tepat di depan pintu masuk sekolah saat proses agenda verifikasi nilai rapor berlangsung, Kamis (23/6).

Selain itu, dia juga mengeluhkan adanya penarikan biaya lainnya berupa pembelian amplop untuk pemberkasan dokumen persyaratan calon siswa seharga Rp15 ribu. "Hari ini saja sudah ribuan calon orang tua siswa yang mengurus pendaftaran. Kalau dikalikan dengan nominal tersebut, sudah besar sekali uang yang mereka dapat," terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi, mengatakan bahwa pungutan yang dilakukan panitia PPDB kepada orang tua calon siswa untuk kegiatan verifikasi rapot adalah legal dan memiliki payung hukum. "Ini sudah setiap tahun ada, dasarnya di Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 442.1/kep.345- Disdik /v1/2016 terkait pembiayaan pendaftaran," papar Ali.

Menurut Ali, sumbangan untuk verifikasi diambil untuk biaya tes fisik pancaindra, kondisi tubuh, kemampuan dasar, dan seluruh elemen pendukung. “Pembiayaan untuk verifikasi rapor sekolah model jenjang SMPN dan SMAN dibebankan pada calon peserta didik baru sebesar Rp 50 ribu,” tandasnya. (Rsp) 

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya