Djiung: Saya Siap Berhadapan dengan Ahok

Djiung: Saya Siap Berhadapan dengan Ahok

Bang Djiung (Kiri)

Sabekasi.com, Mustika Jaya – Pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama terkait ancaman larangan warga Bekasi kerja ke Jakarta menuai kecaman. Ini merupakan buntut perselisihan pengelolaan sampah antara Pemerintah Provinsi DKI dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Kecaman muncul dari berbagai pihak yang merasa pernyataan pria asal Belitung tersebut menyinggung kehormatan warga Bekasi. Deni Djiung, pegiat budaya dan seni silat Bekasi, menuliskan kecamannya di laman Facebook miliknya dengan akun Bang Djiung Bekasi.

“Luh udah keliwatan ngomong tentang bekasi berarti luh cari perkara. K.A.M.I warga masyarakat bekasi raya sangat keberatan situh ngomong bekasi tapi buang sampah di bekasi. Jawara bekasi raya siap gedor ahok ampe kapok,” tulis Bang Djiung, sapaan akrabnya.

Hingga berita ini diturunkan, sudah ada 501 like, 84 shares, dan 145 komentar terhadap status Bang Djiung tersebut. Rata-rata yang memberi komentar dari kalangan pegiat budaya dan perguruan silat di Bekasi. Mereka menyatakan kekecewaan yang sama terhadap pernyataan Ahok dan siap turun tangan dalam persoalan ini.

Saat dikonfirmasi Sabekasi.com, Bang Djiung membenarkan kekecewaannya terhadap pernyataan Ahok. “Urusan pengelolaan sampah itu urusan para pejabat lah. Itu urusan birokrat. Saya ga urus. Yang saya persoalkan itu pernyataan soal warga Bekasi yang bakal dilarang kerja ke Jakarta kalau Bantar Gebang (TPST) ditutup” tegasnya.

Ia menambahkan, seharusnya Ahok peka masalah seperti ini. “Ini kan masalah sesama lembaga Negara, kenapa warga Bekasi jadi dibawa-bawa. Jangan dong! Kalau urusannya udah warga Bekasi, saya siap hadap-hadapan sama Ahok,” pungkas Bang Djiung. (gl-15)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya