Falya, Bayi Korban Dugaan Malpraktik Tak Alami Gizi Buruk

Falya, Bayi Korban Dugaan Malpraktik Tak Alami Gizi Buruk

Falya Raafani Blegur

Sabekasi.com, Bekasi Selatan – Kasus dugaan Malpraktik RS Awal Bros Bekasi yang terjadi pada bulan Nopember 2015 lalu terhadap balita bernama Falya Raafani Blegur hingga kini belum usai. Keluarga Falya yang keberatan dengan penanganan yang diberikan rumah sakit melakukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Bekasi.

Sebelumnya diberitakan bahwa Falya divonis oleh RS Awal Bros Bekasi meninggal bukan karena adanya malpraktik, melainkan akibat gizi buruk. Vonis tersebut tidak diterima oleh pihak keluarga.

Baca juga: Disebut Karena Gizi Buruk, Keluarga Falya: Itu Penghinaan

Dalam sidang gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi dengan agenda pemeriksaan saksi, petugas Posyandu Kranji Kecamatan Bekasi Barat menyatakan Falya Raafani Blegur dipastikan tidak menderita gizi buruk. "Saya sampaikan demikian karena selama hidup, bayi Falya rutin secara diperiksakan kondisi kesehatan dan pertumbuhannya di posyandu kami setiap bulannya," kata Ketua Posyandu Kranji Alya, Senin (25/4).

Menurut Alya, selama pemeriksaan rutin di posyandu, tidak tercatat penurunan berat badan Falya dalam jumlah drastis. "Paling sekitar dua sampai empat ons, itu masih wajar," ujarnya.

Penurunan berat badan saat Falya mulai menderita diare juga tercatat tidak mengalami penurunan yang sangat drastis. "Jadi sama sekali tidak ada gejala gizi buruk. Pertumbuhannya normal dan kalau pun sempat ada penurunan berat badan, masih dalam taraf wajar," sambung Alya.

Baca juga: Tentang Falya 2: Fali Penebar Kebahagiaan

Saksi Alya merupakan satu dari dua saksi yang dihadirkan pihak penggugat ke persidangan. Sidang gugatan akan dilanjutkan pekan depan dengan mengagendakan pemeriksaan saksi yang dihadirkan pihak tergugat. (Ant/Rsp)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya