Dipanggil, Ahok Sebut Anggota DPRD Bekasi Sombong

Dipanggil, Ahok Sebut Anggota DPRD Bekasi Sombong

Gubernur Basuki Tjahja Purnama (Foto: Jakarta.go.id)

Sabekasi.com, Bantar Gebang - Menanggapi rencana pemanggilan dirinya oleh DPRD Kota Bekasi terkait pengelolaan sampah Bantar Gebang, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama naik pitam. Pria yang biasa disapa Ahok ini menilai pemanggilan dirinya tidak mendasar.

Ahok menganggap persoalan pengelolaan sampah di Bekasi sebagai kota penyangga bisa dibicarakan baik-baik. "Jakarta kan memang persoalan bersama. Kalau truknya kurang kita beli. Kalau truknya melanggar jam operasional, tangkep aja," tegasnya.

Terkait pemanggilan, Ahok menganggapnya hanya bentuk kesombongan anggota DPRD Bekasi. "Baru jadi Anggota DPRD aja sombong banget. Nanti gue kirim tentara nganter sampah ke tempat lu di Bekasi," ujarnya geram.

Ia juga menantang anggota DPRD Bekasi untuk menutup Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. "Biar sampah numpuk di Jakarta dan jadi bencana nasional. Dan orang Bekasi enggak boleh kerja di Jakarta, " kata pria yang sering membuat pernyataan kontroversial ini.

Sebelumnya, DPRD Kota Bekasi menyebut ada banyak pelanggaran Pemprov DKI soal pembuangan sampah ke Bantargebang. "Dari evaluasi kami, terjadi banyak pelanggaran kesepakatan oleh Pemprov DKI. Makanya, kami akan memanggil Ahok untuk meminta penjelasan," ujar Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Aryanto Hendrata.

Hal senada disampaikan Sekretaris Komisi A Solihin. Ia menyebutkan, jumlah sampah saat ini capai 7.000 ton per hari, sementara yang disepakati 5.000 ton per hari. Ia juga menyoroti soal jam operasional truk sampah yang dianggap melintas seenaknya, tidak sesuai perjanjian, yakni pukul 21.00-04.00 WIB. (gl-15)

(Baca: DKI Jakarta Langgar Perjanjian, DPRD Kota Bekasi Geram)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya