Baru Realisasi 1,9 Persen, Parkir Meter Tak Efektif?

Baru Realisasi 1,9 Persen, Parkir Meter Tak Efektif?

Blog Single

Aan Suhanda (foto: Adr)

Sabekasi.com, Bekasi Timur - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi membuat program parkir meter ternyata belum berimplikasi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi. Terbukti, selama triwulan pertama tahun 2016, capaian retribusi parkir masih rendah, hanya 1,87 persen.

Padahal, beberapa waktu lalu Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyebutkan penerapan parkir meter yang merupakan bagian dari program Bekasi Smart City ini sebagai upaya peningkatan PAD dari retribusi parkir. 

Baca: Soal Petisi Bebas Parkir di Ruang Publik, Ini Kata Walikota

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bekasi Aan Suhanda mengatakan target retribusi parkir tahun 2016 sebesarRp1,6 miliar. Sementara realisasinya hingga 24 Maret 2016 baru 1,87 persen atau Rp28.900.580. "Seharusnya sudah 15 persen," ucap Aan kepada Sabekasi.com, Kamis (7/4).

Saat ditanya apakah penerapan parkir meter membawa dampak terhadap pemasukan PAD, Aan enggan menjawab dan meminta Sabekasi.com untuk menanyakan ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi.

Aan menilai rendahnya realisasi PAD dari retribusi parkir ini karena banyaknya oknum pengelola parkir liar. Menurutnya, kondisi tersebut sudah terjadi bertahun-tahun. Bahkan, capaian retribusi parkir 2015 juga dikatakannya tidak mencapai target. (Adr)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+