Kong Guntur: Pembangunan Kota Bekasi Jangan Hanya Infrastruktur

Kong Guntur: Pembangunan Kota Bekasi Jangan Hanya Infrastruktur

Guntur Elmogas

Sabekasi.com, Bekasi Selatan - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang sedang gencar membangun infrastruktur dikritisi oleh Seniman Puisi Pantun (Situn) Bekasi, Guntur Elmogas.

Guntur Elmogas menilai bahwa jika dilihat dari pembangunan, Kota Bekasi sudah cukup maju. Namun, hal tersebut tidak sejalan dengan pembangunan dan pelestarian kearifan lokal. "Udah jadi rahasia umum yang dibangun sama yang dirawat fisik lagi fisik lagi. Jangan material mulu," ujar pria yang akrab disapa Kong Guntur ini.

Menurutnya, aspek immaterial seperti kebudayaan, keagamaan dan kerukunan juga harus ditingkatkan. Biasanya, kata Kong Guntur, yang mudah dinilai dari kemajuan sebuah kota adalah pembangunannya. Tapi pemberdayaan masyarakat juga harus lebih digiatkan.

"Kita punya Dewan Kebudayaan Bekasi tapi nggak dirawat. Anggaran buat kebudayaan dan pariwisata kecil. Malah lebih banyak buat pemuda dan olahraga," terangnya kepada Sabekasi.com, Sabtu (12/3).

Disebutkan Kong Guntur, kota itu dinilai bagus jika kearifan lokal dan kebudayaannya juga bagus. "Budaya buang sampah aja belum ada yang mampu. Kali Bekasi tambah kotor aja. Jadi tempat pembuangan limbah industri. Orang miskin jadi pada makan limbah industri. Ukurannya kalo kali bagus, ikan pada idup. Kalo ikan nggak idup berarti udah nggak berbudaya," tegasnya.

Dikemukakan Kong Guntur, saat ini masyarakat asli Bekasi banyak yang terpinggirkan. "Yang tampil di sini aja sedikit, palingan ada Topeng, Tanjidor, Ondel-Ondel, Ujungan, udah itu aja," jelasnya di tengah pawai budaya HUT Kota Bekasi ke-19.

Dirinya berharap untuk kedepannya, aspek immaterial seperti pembangunan mental spiritual masyarakat harus lebih ditekankan. "Kita punya harepan yang ngga pernah putus. Bekasi tetep bisa maju sebagaimana visi misinya," pungkas pria peraih rekor MURI pelantun puisi pantun terlama itu. (Fad)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya