Warga: Logo HUT Kota Bekasi Memalukan

Warga: Logo HUT Kota Bekasi Memalukan

Blog Single

Logo yang dipakai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke19.

Sabekasi.com, Bekasi Timur – Tepat pada tanggal 10 Maret 2016 ini, Kota Bekasi merayakan hari ulang tahunnya yang ke-19 tahun. Namun bagi sebagian warga dan tokoh Bekasi, perayaan HUT Kota Bekasi ke-19 menyisakan kekecewaan.

Adalah logo HUT Kota Bekasi ke-19 yang dinilai warga sangat memalukan. “Sebagai warga Bekasi saya malu melihat logo HUT Kota Bekasi. Logo terlihat tidak kreatif dan tidak membanggakan sama sekali,” kata Ega, warga Kp. Bekasi Kaum, Kelurahan Bekasi Jaya.

Lanjut Ega, seharusnya Bekasi dalam perayaan hari jadinya bisa mengangkat ikon dan simbol daerah dalam logo. “Logo HUT Jakarta setahu saya pakai ikon monas, di Bogor pakai ikon kujang, tapi kenapa Bekasi malah pakai jempol, saya cuma bisa geleng-geleng kepala,” ujarnya kepada Sabekasi.com, Rabu (9/3).

Ega menilai, sebenarnya banyak warga Bekasi yang memiliki keahlian dalam bidang desain. Seharusnya potensi itu bisa dilihat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dengan cara melibatkannya dalam pembuatan logo HUT ke-19.

“Kan bisa di sayembarakan oleh Pemkot kepada seluruh warga Bekasi, pelajar dan mahasiswa untuk membuat logo HUT, saya kira logo yang dihasilkan akan lebih bagus dan lebih membanggakan ketimbang logo yang sekarang,” tegas Ega.

Menurut Ega, gara-gara logo HUT ke-19 yang asal-asalan, jangan heran jika Bekasi sekarang di bully lagi oleh para pengguna jejaring sosial. Hal ini tentunya menodai perayaan HUT Kota Bekasi. “Katanya mau jadiin Bekasi sebagai kota smart city, tapi bikin logo aja nggak smart,” cetus pria penyuka musik grunge ini.

Jempol Bukan Logo Kota Bekasi

Terpisah, Ketua Paguyuban Pemangku Seni Budaya Bekasi (Pangsi) Drahim Sada juga turut memberikan komentarnya terkait logo HUT Kota Bekasi ke-19. Ia mengatakan bahwa lambang Kota Bekasi adalah bambu, bukan jempol seperti yang dipakai dalam logo HUT ke-19.

“Saya jadi bertanya pada diri sendiri saat melihat logo tersebut, sejak kapan jempol jadi logo Kota Bekasi,” ujar Drahim kepada Sabekasi.com.

Baca juga: Logo HUT Kota Bekasi ke-19 Asal-Asalan, Ini Kritik Tajam Pengamat

Bagi Drahim, logo HUT Kota Bekasi tahun 2016 ini sangat memalukan dan memilukan. Karena logo yang dipakai tidak merefleksikan perjuangan orang-orang Bekasi terdahulu dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. “Bekasi ini Kota Patriot, seharusnya logo bisa mencerminkan itu,” tegasnya.

Logo yang terkesan asal jadi ini menurut Drahim seperti tidak menunjukkan keseriusan Pemkot Bekasi dalam merayakan hari jadinya. “Kita sebagai penggiat seni budaya tentu sangat kecewa dengan Pemkot, seperti main-main dalam membuat logo, tidak ada rasa bangga sama sekali,” Pungkas Drahim. (Rsp/Prw)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+