Usia ke-19, Kota Bekasi Masih Dihantui Kemacetan

Usia ke-19, Kota Bekasi Masih Dihantui Kemacetan

Blog Single

Kondisi kepadatan arus lalu lintas ri Jl. Juanda, Kota Bekasi, Senin (7/3)

Sabekasi.com, Bekasi Selatan - Kota Bekasi telah menginjak usia 19 tahun. Usia yang relatif muda untuk sebuah kota namun telah melakukan banyak perubahan. Wajah Bekasi kini tidak kalah dengan kota-kota besar lain yang diantaranya dihiasi dengan mall dan perumahan.

Menurut Hamdi, Sekretaris Ikatan Alumni UIN (Ikaluin) Area Bekasi Raya, keberadaan Mall dan Perumahan sebuah keharusan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. "Terus bertambahnya penduduk tentu akan menuntut bertambahnya perumahaan dan fasilitas penunjang seperti mall," terang Hamdi.

Namun, sambung Hamdi, ada hal penting yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kota Bekasi yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat dan mendesak yakni masalah transportasi publik. "Pemkot harus segera menyelesaikan soal kemacetan di Bekasi," tegasnya.

Ia menuturkan, hasil research Kementerian Perhubungan tahun 2014, Bekasi merupakan Kota termacet ke enam dengan rata-rata kecepatan kendaraan hanya 21,86 kilometer/jam. "Bekasi ini terlambat setelah Bandung dengan 14,3 kilometer/jam dan Bogor 15,32 kilometer/jam," imbuhnya.

Kemacetan tersebut diakibatkan oleh penyempitan jalan, jalan yang berlubang dan posisi perkantoran dan hotel yang terlalu berdekatan dengan bahu jalan. (Fad)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+