Banjir Tak Berkesudahan, Warga: Mau Tidur Saja Susah 'Banget'

Banjir Tak Berkesudahan, Warga: Mau Tidur Saja Susah 'Banget'

Warga sedang membersihkan rumahnya yang terendam banjir, di Bekasi Utara. (Foto: Fad)

Sabekasi.com, Bekasi Utara - Kondisi kali kapling yang meluap dan membanjiri rumah warga di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara membuat warga kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Nafsiah, warga RT 03/08, menuturkan bahwa air luapan kali yang membanjiri rumahnya membuatnya kesulitan untuk beristirahat. Bahkan, tempat tidurnya pun seringkali basah terkena luapan air. "Mau tidur nyenyak aja susah banget mas. Airnya masuk terus. Kasur saya sering banget sampe basah," keluhnya kepada Sabekasi.com, Selasa (1/3).

Nafsiah mengatakan bahwa warga  sering membeli tempat tidur baru lantaran sering basah terendam air. "Warga mah sering banget beli kasur. Soalnya kan kalo banjir pasti basah tuh. Apalagi yang di rumahnya kasurnya ngga pake papan," jelas Nafsiah.

Sementara itu, Iwan (45), Warga RT 03/08 mengaku kebingungan lantaran kondisi rumahnya yang terus menerus terkena luapan kali tersebut. Bapak 4 anak ini mengatakan bahwa 75 % warga di sekitar kali itu merupakan keluarga dengan ekonomi lemah.

"Saya mau berangkat kerja tapi kondisi rumah kaya gini. Apalagi saya cuma tukang bangunan, kalo ngga kerja ya ngga dapet duit, tapi kalo saya kerja terus yang ngurusin rumah kebanjiran siapa," tukasnya.

Ia mengungkapkan bahwa aparat Kelurahan maupun Kecamatan hanya mengontrol saja. Tidak ada tindak lanjut.

Iwan menambahkan, pihak Kelurahan mengajak warga setiap hari Sabtu untuk kerja bakti membersihkan kali yang penuh dengan sampah. Namun dirinya tidak bisa mengikuti ajakan tersebut lantaran harus bekerja.

"Kalau hari Sabtu kan saya pasti kerja. Kalo orang dinas mah enak libur. Kita kan kalo kerja hari ini buat makan besok. Kalo ngga kerja besok makan apa," imbuhnya.

Ia mengaku pasrah dengan kondisi yang terjadi saat ini. "Ya mau gimana lagi mas. Kalo saya ngurusin banjir terus pasti dapurnya yang ngga ke urus," tandas Iwan. (Fad)
 

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya