Jarak Jauh, Warga Kesulitan Buat E-KTP

Jarak Jauh, Warga Kesulitan Buat E-KTP

Ilustrasi

Sabekasi.com, Jati Sampurna - Proses perekaman dan pencatakan E-KTP yang mengharuskan dilakukan di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi dikeluhkan warga Kelurahan Jati Rangga, Kecamatan Jati Sampurna.

Reza Daniel (21), mengaku kesulitan jika harus membuat E-KTP di kantor Disdukcapil. Hal tersebut karena jarak demografis yang cukup jauh antara wilayah Kecamatan Jati Sampurna dengan kantor Dinas Disdukcapil.

"Jaraknya jauh, warga juga banyak yang nggak tahu jalan," ungkapnya.

Sementara itu, Karta. A, Kepala Bidang Pemerintahan Kelurahan Jati Rangga mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Pondok Gede, Pondok Melati dan Jati Sampurna, warga bisa melakukan perekaman di kantor kecamatan masing-masing.

"Kepala Disdukcapil cukup kooperatif dengan memberikan layanan perekaman E-KTP di kantor kecamatan," ujarnya kepada Sabekasi.com, Kamis (25/2).

Dijelaskannya, sebagian besar penduduk di daerahnya adalah asli pribumi. “Jadi banyak warga banyak yang nggak tahu jalan kalau harus melakukan perekaman di kantor Dinas Disdukcapil," terangnya.

Berdasarkan data yang Sabekasi.com himpun dari kantor Kelurahan Jati Rangga, jumlah penduduk Kelurahan Jati Rangga sebanyak 13.337. Tercatat 7.810 warga sudah memiliki E-KTP. Adapun 433 warga yang belum memiliki KTP.

Pihaknya mengaku telah melakukan sosialisasi pada saat rapat minggon kepada RT dan RW untuk menghimbau warganya melakukan perekaman E-KTP.

Sementara itu,  jika warga ingin melakukan perekaman di kantor kecamatan harus secara kolektif. "Nggak bisa sendirian. Harus bareng-bareng biar bisa diurus. Kalau sendirian, dari pihak kecamatan cuma kasih surat pengantar untuk ke kantor Disdukcapil," katanya. (Fad)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya