Setiap Hari, Ratusan Ton Sampah Warga Bekasi Tak Terangkut

Setiap Hari, Ratusan Ton Sampah Warga Bekasi Tak Terangkut

Blog Single

Ilustrasi

Sabekasi.com, Cikarang Pusat – Permasalahan sampah di Kabupaten Bekasi menjadi permasalahan krusial. Pasalnya, satu-satunya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng milik Pemkab Bekasi saat ini dalam keadaan kelebihan kapasitas atau overload.

Seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Selasa (23/2), Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bekasi Dodi Agus Supriyanto mengatakan sejumlah langkah dipersiapkan untuk mengurangi beban TPA Burangkeng. Seperti pengoperasian mesin mesin pengolah sampah pirolisis.

"Prediksi saya TPA Burangkeng ini hanya sanggup bertahan 1 tahun lagi. Akan tetapi, kalau mesin pirolisisnya bisa beroperasi, kami yakin umurnya bisa bertambah panjang lagi," katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penambahan alat berat untuk kebutuhan penataan sampah di lima zona TPA Burangkeng. "Tumpukan sampah di lima zona tersebut saat ini tingginya rata-rata sudah mencapai 20-25 meter atau sudah mendekati ambang batas kewajaran," tambahnya.

Setiap harinya, hanya sekitar 40-50 persen sampah di wilayah Kabupaten Bekasi diangkut ke TPA Burangkeng. Ratusan ton sampah sisanya tidak terangkut.

"Per hari ada 750 ton sampah yang masuk ke TPA kami dengan asumsi pengangkutan oleh 115--120 unit truk sampah. Jumlah itu baru mengangkut sekitar 40--50 persen sampah masyarakat," pungkasnya. (Red)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+