Marak Tempat Pembuangan Sampah Liar, Dinsih Dikecam

Marak Tempat Pembuangan Sampah Liar, Dinsih Dikecam

Blog Single

Sabekasi.com, Cikarang Selatan – Permasalahan sampah menjadi hal yang krusial bagi kota metropolitan seperti Bekasi.  Bagaimana tidak, produksi sampah yang tinggi tiap harinya tidak selaras dengan ketersediaan tempat pembuangan sampah. Imbasnya, marak tempat pembuangan sampah (TPS) liar.

Berdasarkan pantauan Sabekasi.com pada Sabtu (17/10) di wilayah Kabupaten Bekasi marak tempat  pembuangan sampah liar. Seperti di tepi jalan raya Serang – Setu, jalan Cikarang – Cibarusah, Jalan Inspeksi Kalimalang dan tepi jalan Canal Bekasi Laut (CBL)

Adi Wahyudi (26) warga Kp. Tonjong, Desa Sukaragam, Kecamatan Serangbaru menuturkan bahwa di pinggiran jalan banyak dijadikan tempat pembuangan sampah. Hal itu sangat mengganggunya, karena menimbulkan bau yang sangat tidak sedap.

Lebih lanjut Adi merasa heran dengan sikap pemerintah yang terkesan tutup mata terkait hal ini. Menurut Adi, seharusnya Dinas Kebersihan bisa mengangkut sampah dan tidak membiarkannya di tepi jalan.

“Hampir setiap hari saya kerja lewat jalan sini (Jalan Cikarang-Cibarusah), sampah yang ada malah makin banyak, seperti di Pasir Randu dan Kandang Roda. Saya heran juga dengan pemerinah yang tidak mengambil tindakan,” Tanya Adi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi H. Daris mengatakan terkait sampah ini dirinya merasa miris. Ia pun menuding Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bekasi tidak becus menangani sampah.

“Contohnya Kota Malang anggaran kebersihan itu sedikit, tapi penanganan sampah bagus dan tata kota jadi indah. Sekarang Dinas Kebersihan Kabupaten Bekasi punya anggaran sampai 63 miliar, tapi masih marak tempat pembuangan sampah liar yang mengganggu keindahan kota,” pungkas H. Daris. (Jel)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+