Ma’Pancong Cikarang Hadirkan Menu Pancong Modern

Ma’Pancong Cikarang Hadirkan Menu Pancong Modern

Blog Single

Salah satu menu yang disediakan Ma'Pancong

Sabekasi.com, Cikarang Utara – Makanan ringan yang satu ini tentu sudah tidak asing bagi orang Indonesia. Rasanya yang manis menjadikan kue pancong banyak disukai oleh warga. Kue dengan bahan dasar tepung ini masuk ke dalam salah satu jajanan tradisional.

Ma’Pancong, sebuah cafe yang terletak di Kota Cikarang menawarkan beragam suguhan kuliner pancong modern. Ya, pancong yang ditawarkan di tempat ini beda seperti pancong biasanya. Terdapat banyak menu pancong beraneka ragam rasa, mulai dari rasa cokelat, keju hingga rasa buah-buahan.

“Cafe Ma’Pancong memang ingin menjadikan pancong sebagai menu utama dan menu unggulan,” ungkap Owner Ma’Pancong, Candra Wijaya (24) kepada Sabekasi.com.

Candra mengaku, cafe yang didirikan September tahun 2015 itu merupakan cafe pertama di wilayah Cikarang yang menjual pancong modern beragam varian rasa. “Alhamdulillah selama ini responnya sangat bagus, Ma’Pancong bisa diterima oleh semua kalangan,” tambahnya.

Untuk soal konsep cafe Ma’Pancong, menurut Candra dirinya banyak melibatkan para pengunjung untuk memberi saran dan masukan. Mulai dari fasilitas tempat, dekorasi cafe, hingga penyediaan hiburan musik dan fasilitas wi-fi.

“Awalnya kita biasa saja, namun di satu bulan pertama usaha berdiri kita memberikan kuesioner kepada seluruh pengunjung, ternyata banyak yang mengharapkan adanya fasilitas wi-fi, musik dan lainnya, dan permintaan tersebut kita penuhi,” tutur Candra.

Berdasarkan pengamatan Sabekasi.com, cafe Ma’Pancong secara keseluruhan di dominasi warna merah muda alias pink. Hal ini menurut Candra dilakukan sebagai salah satu cara untuk menarik pengunjung, terutama wanita.

“Sampai saat ini, 80 persen pengunjung Ma’Pancong masih didominasi oleh wanita, kita juga tengah melakukan strategi pemasaran untuk menarik pengunjung laki-laki,” ujarnya.

Kehadiran Ma’Pancong ini tentu menjadi jawaban bagi para pemburu kuliner yang berada diseputaran wilayah Cikarang dan Bekasi. Mengingat akhir-akhir ini pancong sudah jarang ditemui. 

“Para pengunjung Ma’Pancong banyak yang sengaja datang dari wilayah Bekasi, Cibarusah, Cikarang sendiri, hingga Karawang. Tidak hanya datang sekali saja, malah mereka datang lagi dengan membawa teman dan kerabatnya,” terang Candra.

Ma’Pancong yang lokasinya berada di Jl. Raya Lemahabang depan jalan SMAN 2 Cikarang Utara ini memberikan harga bersahabat untuk berbagai varian menu yang disediakan, pengunjung tak perlu merogoh kocek yang terlalu dalam.

Menjadi Pengusaha Muda

Usia muda bukan menjadi alasan untuk menunda kesuksesan. Pilihan tersebut yang diambil Candra Wijaya dengan mendirikan Ma’Pancong. Di usianya yang masih berusia 24 tahun, ia sudah menjadi pengusaha muda di bidang kuliner.

Kepada Sabekasi.com, Candra mengaku pada awal mendirikan Ma’Pancong tidak mendapatkan restu dan dukungan dari orang tua dan keluarga. Namun ia memilih tetap berusaha untuk membuktikan bahwa menjadi pengusaha muda itu memiliki masa depan yang cerah.

“Awalnya keluarga nggak dukung, pengennya saya kerja di sebuah perusahaan dan kantor, tetapi saya tetap jalan terus jualan pancong, karena saya yakin,” katanya.

Berkat kerja keras yang dilakukannya, kini orang tua berbalik mendukung usaha yang tengah digelutinya. Lantaran penghasilan yang didapat Candra dari jualan pancong sudah melebihi pendapatan Upah Minimum Regional (UMR) pekerja kantoran. “Orang tua terutama ibu saya suka bantu sekarang kalau lagi ramai pengunjung, kadang juga orang tua yang berbelanja bahan ke pasar,” terangnya.

Dalam sehari pendapatan normal Ma’Pancong stabil di kisaran 700 – 800 ribu rupiah. Namun, di akhir pekan dari Jumat sampai Minggu Candra mengaku pendapatannya di atas 1 juta hingga pernah menyentuh 1,8 juta. “Kalau per bulan pendapatan bersihnya saya bisa dapat 10 sampai 15 jutaan, alhamdulillah saya juga sudah bisa kredit apartemen di Jababeka,” tutur Sarjana Ekonomi dari salah satu perguruan di Bandung itu.

Kini, Candra sedang berupaya untuk mengembangkan jejaring bisnis pancongnya dengan membuka beberapa cabang di kota lain.”Sudah ada beberapa yang minta di luar kota, sambil jalan nanti juga akan saya patenkan brand Ma’Pancong ini,” pungkasnya. (Prw)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+