Warga Ancam Tutup TPA Sumur Batu

Warga Ancam Tutup TPA Sumur Batu

Blog Single

Tampak gunungan sampah di TPA Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang.

Sabekasi.com, Bantargebang - Pasca longsor yang terjadi di TPA Sumur Batu beberapa waktu lalu, warga RT 03 RW 03 Kelurahan Sumur Batu adakan perjanjian dengan Dinas Kebersihan Pemerintah Kota Bekasi melalui Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) TPA Sumur Batu.

Perjanjian tersebut terkait pengelolaan TPA Sumur Batu yang saat ini sudah melebihi kapasitas. Khotib (53), warga Kelurahan Sumur Batu mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengadakan perjanjian dengan kepala UPTD Sumur Batu.

Dalam perjanjian tersebut, warga meminta dibuatkan sumur artesis untuk kebutuhan sehari-hari. "Kita minta dibuatkan sumur artesis. Air yang ada sudah tercemar limbah sampah," papar Khotib kepada Sabekasi.com, Selasa (9/2).

Perjanjian tersebut berlaku sejak 30 Januari 2016 sampai akhir bulan Februari ini. Khotib menambahkan, jika permintaan tersebut tidak terpenuhi, maka warga berhak menutup lokasi TPA Sumur Batu.

"Kita sudah adakan perjanjian di atas hitam putih dan bermaterai. Kalau sudah menandatangani perjanjian tersebut berarti Pemkot sudah setuju," ujar Khotib.

Pihaknya juga mengutuk Pemkot yang tidak pernah memberikan kompensasi kepada warga yang tempat tinggalnya berdekatan dengan lokasi TPA Sumur Batu. "Bahkan untuk kompensasi saja tidak pernah kami dapatkan. Setidaknya untuk membeli air bersih," tandasnya. (Fad)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+