TPA Sumur Batu Direhab, Sampah Pasar Menumpuk

TPA Sumur Batu Direhab, Sampah Pasar Menumpuk

Sampah berserakan hingga ke ruas Jl. Ir. Juanda, Kota Bekasi, Minggu (7/1).

Sabekasi.com, Bekasi Timur - Pasca longsornya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, beberapa waktu lalu, sampah-sampah yang ada di beberapa sudut Kota Bekasi kondisinya kini mengalami penumpukkan.

Salah satunya sampah yang dihasilkan setiap harinya di Pasar Baru, Kecamatan Bekasi Timur. Bahkan, tumpukan sampah tersebut kini mulai memenuhi ruas jalan Ir. H. Juanda. Tak ayal, selain mengganggu keindahan kota juga hal itu mengganggu para pengendara dan pejalan kaki.

Sampah yang didominasi oleh plastik, buah, dan sayuran tersebut kini semakin menumpuk dan menuai keluhan dari warga dan pengendara yang melintas. Mereka mengeluhkan ketertiban dan kebersihan dari pengelola Pasar Baru.

Basir, pengendara yang setiap harinya melintasi area Pasar Baru mengeluh karena sampah yang memenuhi ruas jalan tersebut membuat kemacetan semakin bertambah. "Semenjak sampah-sampah ini ada di jalanan, lalu lintas jadi tambah macet," ujarnya kepada Sabekasi.com, Minggu (7/2).

Keluhan juga datang dari pejalan kaki, Aminah, warga Kelurahan Duren Jaya yang setiap harinya belanja kebutuhan sehari-hari di Pasara Baru, mengaku kesal dengan sampah yang tak terurus itu. "Saya harus jalan di bagian mana kalo sampah-sampah ini udah mulai memenuhi ruas jalan," keluhnya.

Baca juga: 2020, Ada 257 Ribu Ton Sampah Bekasi Tak Terurus

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Baru, Nadih mengatakan bahwa sampah-sampah yang tak terangkut tersebut karena TPA Sumur Batu sedang dalam masa rehab. Sehingga tidak bisa digunakan selama beberapa hari ke depan.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan (Dinkes) Kota Bekasi bahwa zona longsor TPA Sumur Batu sedang ditata. "Apabila sudah selesai, sampah akan diangkut," katanya. (Fad)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya