Rahmat Effendi: Bekasi Smart City Siap Diterapkan 2017

Rahmat Effendi: Bekasi Smart City Siap Diterapkan 2017

Bekasi Smart City

Sabekasi.com, Bekasi Selatan - Walikota Bekasi Rahmat Effendi menilai bahwa Kota Bekasi merupakan kota metropolitan di mana pengelolaannya tidak bisa lagi dilakukan secara manual. Harus dikelola dengan Information Technology (IT) agar bisa terkoneksi dengan mudah. Untuk mencapai itu, tentunya yang harus dipersiapkan adalah infrastrukturnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi membangun ruang kontrol Smart City di kantor Walikota. Ruangan ini difasilitasi monitor di dinding untuk mengontrol semua yang terjadi di wilayah Kota Bekasi, mulai kebersihan hingga penataan kota.

“Ruang kontrol ini bisa memantau kenaikan debit air ketika hujan, penumpukan sampah, kemacetan, atau masalah lain yang bersentuhan dengan masyarakat,” terang Rahmat kepada Sabekasi.com (01/2).

Menurutnya, ruang tersebut bisa bermanfaat dalam segala hal untuk kebutuhan warga. Adanya monitoring itu bertujuan untuk mempercepat pemerintah dalam mengambil tindakan. Rahmat mencontohkan, jika terjadi kemacetan parah di ruas jalan, maka ia akan mengerahkan anggota Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengurai kemacetan tersebut. 

Namun demikian, untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) agar bisa mengakses dan mengoperasikan infrastruktur tersebut tidaklah mudah. Rahmat mengatakan, pihaknya akan melakukan pelatihan dan diklat secara bertahap.

Adapun satuan khusus yang membidangi monitoring tersebut adalah para pakar telematika Institut Teknologi Bandung (ITB). Guna membangun platform smart city, Pemkot Bekasi bekerja sama dengan dan mengandalkan Corporate Social Responsibilty (CSR) provider Telkomsel.

Saat ini, Telkomsel dan ITB tengah menyiapkan kamera sensor, hardware, serta perangkat pendukung lainnya. “Diharapkan, 2017 nanti, seluruh konsep smart city bisa diterapkan,” pungkasnya.  (Fad)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya