Hasan: Buat Apa Bangun 1000 Taman, Kalau Warga Harus Bayar

Hasan: Buat Apa Bangun 1000 Taman, Kalau Warga Harus Bayar

Blog Single

Bekasi Smart City

Sabekasi.com, Bekasi Selatan - Penerapan sistem parkir meter di Alun-alun Kota Bekasi menuai protes sejumlah kalangan. Langkah Pemerintah Kota Bekasi tersebut dianggap sebagai komersialisasi ruang publik.

Hasan Basri dari Forum Studi Mahasiswa untuk Kemanusiaan dan Demokrasi (FSMKD) mengatakan pihaknya sangat mendukung program 1.000 taman yang digagas oleh Pemkot Bekasi. Namun ia menilai keberadaan taman itu jadi percuma jika nantinya dikapitalisasi untuk sekedar mendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Bayangkan kalau besok semua ruang publik dijadikan titik parkir. Ini jelas memberatkan bagi warga. Buat apa ada seribu taman kalau kemudian warga mau datang harus dipungut biaya parkir," ujar Hasan.

Seperti diketahui, program 1000 taman merupakan bagian dari rencana Bekasi Smart City.

Senada dengan Hasan, Syahrul Ramadan dari Komunitas Teman Ngopi mengatakan bahwa hal itu tidak perlu dilakukan Pemkot. Ia menilai, dengan membebaskan sarana publik dari biaya parkir, tidak menjadi suatu kerugian bagi Pemkot. (Fad)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+