Warga Nilai Petugas Kebersihan Malas

Warga Nilai Petugas Kebersihan Malas

Blog Single

Sabekasi.com, Bekasi Timur –  Permasalahan sampah seperti tak ada habisnya. Kini, keluhan soal sampah datang dari warga kelurahan Margahayu. Mereka menyesalkan tak adanya pengelolaan sampah yang jelas di kompleknya. Padahal, setiap bulan mereka menyetor iuran kebersihan ke RT setempat.

Sampah-sampah di sekitar komplek Jaldhapura RT 009/013 kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, disebut warga jarang dibersihkan petugas. Akhirnya, seringkali sampah itu menumpuk dan dibakar oleh warga sendiri.

Ahmad Rifa’i (24) mengatakan, sebenarnya ada petugas kebersihan yang mengangkut sampah. Namun, sampah yang diambil hanya yang bisa dijangkau oleh mobil petugas kebersihan. “Padahal kan bisa turun sebentar, terus ambil sampahnya. Males banget,” keluhnya kepada Sabekasi.com (28/1).

Sementara itu, warga lainnya menuding petugas kebersihan bekerja setelah ada yang membayarnya. “Petugas kebersihan itu baru mau ngambil sampah kalo udah dikasih duit,” ungkap ibu Mul. 

Kemudian, Mul menambahkan, ia terpaksa membakar sampah tersebut agar tidak menumpuk dan menjadi sarang nyamuk. “Ya gimana lagi mas, petugas kebersihan nggak ada fungsinya. Mending saya bakar aja biar nggak jadi sarang nyamuk,” katanya.

Dengan dibakar sendiri, sampah memang jadi tidak menumpuk. Namun, proses pembakaran ini memunculkan persoalan baru, yaknk asapnya yang menganggu aktivitas warga. “Asapnya jadi kemana-mana. Malah sampe masuk ke kamar saya. Bikin mata pedih dan susah napas," kata Ahmad. 

Karena itu, ia berharap ada solusi dari Pemerintah Kota Bekasi terkait pengelolaan sampah. Paling tidak,  mendisiplinkan para petugas pengelola sampah. (Fad)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+