Taman Tak Terawat di Antara Program 1000 Taman

Taman Tak Terawat di Antara Program 1000 Taman

Pagar Taman Cut Meutia Bekasi yang roboh

Sabekasi.com, Bekasi Timur –  Acara Pemuda Bekasi Bersatu yang digelar Forum Studi Mahasiswa untuk Kemanusiaan dan Demokrasi (FSMKD) juga menyoroti soal rencana program 1000 Taman Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Dimana, program 1000 taman ini juga merupakan bagian dari agenda Bekasi Smart City.

Koordinator Acara, Hasan Basri, menilai ironis ketika Pemkot merencanakan program 1000 taman, tapi taman yang sudah ada tidak terawat. Ia mencontohkan, taman Cut Meutia di Bekasi Timur, tempat acara digelar, kondisinya sudah kurang terawat.

Menurutnya, taman yang berlokasi di dekat terminal Bekasi tersebut usianya sudah cukup tua. Dibangun sekitar tahun 80’an. "Kondisinya saat ini kurang terawat dan minim penerangan," ungkap mantan Presiden BEM STMIK Pranata ini.

"Taman ini, kalau siang hari dipake sopir angkot buat maen judi, kalo malem jadi tempat mangkal PSK. Bahkan ada kelompok gay yang ngumpul di situ juga," imbuhnya.

Karena itu. Hasan meminta Pemkot Bekasi untuk melakukan revitalisasi dan optimalisasi taman Cut Meutia, dan taman-taman yang saat ini sudah ada. Ia menilai, jika pemerintah mengupayakan itu, maka akan muncul pertumbuhan perekonomian baru. “Nanti bisa diisi oleh pedagang yang ingin berjualan di taman itu,” jelasnya. 

Menghidupkan Taman yang Kurang Perhatian 

Hasan juga menyampaikan rencananya untuk menggelar roadshow ke seluruh kecamatan di Kota Bekasi. Ini dilakukan demi menghidupkan keberadaan taman-taman yang kurang mendapatkan perhatian. Karena menurutnya, taman yang representatif bisa menjadi tempat berkreasi bagi para pemuda.

"Kedepannya kita mau adakan roadshow 12 kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Tentunya untuk menghidupkan tempat-tempat yang potensial dikunjungi masyarakat agar bisa menjadi tempat berkumpul dan mencurahkan bakat dan kreativitas anak muda," kata Hasan. (Fad)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya