DPRD Kota Bekasi Disebut Seperti Pahlawan Kesiangan

DPRD Kota Bekasi Disebut Seperti Pahlawan Kesiangan

Blog Single

Kantor DPRD Koa Bekasi

Sabekasi.com, Bekasi Timur - Undangan rapat kerja Komisi D DPRD Kota Bekasi dinilai pihak keluarga Falya Raafani Blegur tidak relevan. 

Dalam surat No. 122.4/2.919/SID, Komisi D mengundang Ibrahim Blegur, ayah balita yang diduga menjadi korban malpraktik RS Global Awal Bros, hari ini Selasa (22/12). "Kami menerima surat undangan rapat dari Komisi D DPRD Kota Bekasi yang isinya ngarang," kata M. Ihsan, kuasa hukum keluarga Falya.

Pihak keluarga Falya, lanjut Ihsan, tidak menghadiri undangan tersebut. "Kan sudah masuk ke pengadilan. Jadi gak ada pengaruhnya DPRD jadi pahlawan kesiangan," katanya kepada  Sabekasi.com

Ia juga menilai isi surat Komisi D tersebut mengandung kebohongan publik. Dimana, dalam surat tersebut disebutkan bahwa Ibrahim Blegur pada tanggal 1 Desember 2015 menghadiri rapat kerja bersama Komisi D. Padahal pada tanggal tersebut tidak pernah Ibrahim menghadiri rapat kerja di Komisi D.

"Ini kebohongan publik. Kasihan nyawa orang dimainkan untuk kepentingan politik mereka," kata Ihsan.

Terkait hal ini, Ihsan mengatakan pihak keluarga akan melaporkan Komisi D DPRD Kota Bekasi ke Polda Metro Jaya. (Awi)

Baca: Keluaga Falya Akan Laporkan DPRD Bekasi ke Polda Metro Jaya

Share this Post:
Twitter Facebook Google+