Disebut Karena Gizi Buruk, Keluarga Falya: Itu Penghinaan

Disebut Karena Gizi Buruk, Keluarga Falya: Itu Penghinaan

Ibrahim Blegur (Foto: Awi)

Sabekasi.com, Bekasi Barat – Menanggapi pernyataan pihak Rumah Sakit Awal Bros Bekasi yang menyebutkan bahwa diantara penyebab kematian Falya Raafani Blegur karena gizi buruk, pihak keluarga mengatakan hal tersebut sebagai bentuk penghinaan.

Untuk diketahui, Falya merupakan balita berusia 14 bulan yang meninggal di RS Awal Bros diduga menjadi korban malpraktik RS tersebut.

Ayah Falya, Ibrahim Blegur menyatakan dirinya merasa dihina dengan pernyataan tersebut. “Itu penghinaan,” tegasnya kepada Sabekasi.com.

Ia mengatakan, terhadap Fali (panggilan saying kepada Falya), ia sangat memperhatikan maslah kesehatan. “Sejak kelahiran Fali, saya dan istri saya sepakat untuk memberikan ASI eksklusif, sampai istri saya memutuskan meninggalkan perkerjaannya demi tujuan itu, “katanya.

Baca: Tentang Falya 3: Mimpi Seorang Ayah

Selain itu, ia juga memiliki keterangan terkait kesehatan Fali dari Puskesmas setiap bulan. “Saya punya riwayat kesehata Fali dari Puskesmas. Itu ada setiap bulan,” tuturnya.

Sebelumnya, pihak RS Awal Bros Bekasi menyebutkan bahwa hasil audit Komite Medik, penyebab perburukan kondisi kesehatan pasien, bukan dikarenakan reaksi alergi (anafilaktik) dari obat antibiotik yang diberikan dokter.

Hal tersebut disampaikan juru bicara RS Awal Bros Bekasi, Kuncoro Wibowo. Seperti dikutip dari kantor berita Antara, Kuncoro menyebutkan hasil diagnosa Falya Rafani mengalami kurang gizi, diare akut, dehidrasi ringan sedang, dan intake sulit sehingga dilakukan upaya pengobatan dan perawatan inap dan ICU. (Awi/gl-15)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya