A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/home/sabb9213/public_html/system/cache/ci_session91a96b5428edc9c7703033fce736e75d8d815e0d): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 156

Backtrace:

File: /home/sabb9213/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/sabb9213/public_html/system/core/Exceptions.php:272)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 140

Backtrace:

File: /home/sabb9213/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Lama Jomblo, Alasan Pria di Tambun Sodomi Enam Anak

Lama Jomblo, Alasan Pria di Tambun Sodomi Enam Anak

Blog Single

Ilustrasi (NET)

Sabekasi.com, Tambun Selatan – Kepolisian Resort Metro Bekasi Kabupaten berhasil mengungkap kasus kejahatan seksual sodomi terhadap enam korban anak di Kampung Bulu, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan.

Kapolres Metro Bekasi Kabupaten, Kombes Asep Adisaputra mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula saat salah seorang korban mengeluh ke orang tua bahwa anus mereka merasa nyeri. Saat orang tua mendesak, korban mengakui telah disodomi oleh tersangka.

Mengatahui anaknya jadi korban, orang tua langsung melaporkan kejadian ke Polsek Tambun. "Orang tua korban melapor kemudian melapor dan kami langsung menindaklanjutinya," terang Asep kepada awak media, Kamis (19/10).

Berdasarkan pemeriksaan polisi terhadap pelaku dengan bantuan penterjemah, diketahui bahwa motif pelaku melakukan aksi pencabulan tersebut karena terinspirasi film porno. Saat melakukan aksinya, lanjut Asep, modus pelaku yakni menjemput dan mengajak korban ke rumahnya untuk bermain gim yang ada dalam ponselnya.

Pada saat itu, pelaku kemudian melampiaskan nafsunya. "Jadi dia jemput anak-anak dulu. Saat di dalam rumah, dia ngajak main gim di ponsel lalu menyodomi mereka," ujar Asep.

Sementara itu, Kapolsek Tambun Kompol Bobby Kusumawardhana menambahkan, motif pelaku juga diketahui karena lama menjomblo tidak pernah memiliki pacar. Sehingga pelaku S nekat melakukan aksinya kepada anak-anak.

"Bertahun-tahun tersangka tidak memiliki pacar sehingga merasa dikucilkan dan nekat menyodomi anak laki-laki di kampungnya," jelas Bobby.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita dua unit ponsel milik tersangka dan beberapa potong pakaian milik korban sebagai barang bukti. Tersangka dikenakan Pasal 82 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 Tahun dan paling sedikit 3 tahun penjara. (Sab)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_write_close(): Failed to write session data (user). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/home/sabb9213/public_html/system/cache)

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: