"Bekasi Darurat Gizi Buruk: Bupati Sehat?"

"Bekasi Darurat Gizi Buruk: Bupati Sehat?"

Blog Single

Aksi sosial PMII Kabupaten Bekasi menyikapi kasus gizi buruk, Minggu (15/10).

Sabekasi.com, Cikarang Utara – Poster dan bentangan spanduk "Bekasi Darurat Gizi Buruk" dan "Bupati Sehat" meramaikan aksi sosial galang dana yang dilaksanakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bekasi, Minggu (15/10) sore.

Aksi yang dilaksanakan di simpang lampu merah kawasan salah satu pusat perbelanjaan di Cikarang Utara itu sebagai bentuk respon terkait adanya kasus gizi buruk yang menimpa seorang anak di Kecamatan Karangbahagia.

Koordinator lapangan, Ibnu Athailah mengatakan, kegiatan aksi sosial ini membawa tema “Kabupaten Bekasi Darurat Gizi Buruk". Hal itu, menurut dia, melihat data gizi buruk di Kabupaten Bekasi, khususnya daerah utara Bekasi, cukup mencuat ke atas.

“Tidak berbanding lurus dengan julukan kota industri serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)  Kabupaten Bekasi yang Triliyunan rupiah. Sangat ironi dan kontradiktif,” demikian ujar Ibnu, dalam siaran pers yang diterima Sabekasi.com.

Pada aksi kali ini, lanjut Ibnu, PMII mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi lebih serius lagi dalam melaksanakan kerja-kerja kerakyatan. Melihat hal tersebut sangat memungkinkan karena didukung dengan potensi APBD yang luar biasa banyaknya.

“Jangan hanya memikirkan perut pribadi tapi juga harus memikirkan rakyat Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Selanjutnya, dikatakan Ibnu, uang yang terkumpul dalam aksi galang dana ini akan diberikan kepada keluarga Saudara Indrawan, penderita Gizi buruk yang beralamat di Kp. Katimaha, Desa Karangsetia, Kecamatan Karangbahagia. (Sab)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+