Jalan Panjang Ade Kenzo Tuntut Perbaikan Layanan Kesehatan

Jalan Panjang Ade Kenzo Tuntut Perbaikan Layanan Kesehatan

Blog Single

Longmarch Ade Kenzo dan rombongan saat tiba di Kabupaten Bekasi, Jumat (13/10).

Sabekasi.com, Cikarang Pusat – Banyak cara melakukan aksi protes kepada pemerintah. Ade Kenzo, relawan kesehatan Jamkeswatch memilih melakukan aksi jalan kaki longmarch dari Surabaya menuju Jakarta.

Ade Kenzo beserta rombongan longmarch Surabaya – Jakarta tiba di Kabupaten Bekasi sekitar pukul 11:30 WIB, Jumat (13/10). Kedatangan rombongan disambut meriah oleh ratusan buruh di perbatasan Kabupaten Bekasi – Kabupaten Karawang.

Setelah melaksanakan Salat Jum'at di masjid sekitar Rengasbandung, Kecamatan Kedungwaringin, rombongan longmarch melanjutkan perjalanan ke Pemkab Bekasi dengan pengawalan ketat dari Polres Metro Bekasi Kabupaten.

Tiba di Pemkab Bekasi, Ade Kenzo dan rombongan diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Sunandar dan jajaran Komisi IV DPRD.

Ade Kenzo sudah 25 hari melakukan aksinya, terhitung sejak 19 September 2017. Dalam aksinya, Ade membawa tema “Sehat Hak Rakyat”. Selanjutnya, mereka melakukan audiensi di dalam Gedung DPRD.

Dalam kesempatan audensi dengan DPRD Kabupaten Bekasi itu, Ade menyampaikan keluhan rakyat selama longmarch dilakukan dari Surabaya hingga saat ini. Sementara itu, dirinya juga membawa 19 tuntutan yang sudah terkumpul dan menjadi bahan untuk di perhatikan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Ini (aksi longmarch) sebagai bentuk protes terhadap pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait dengan masih buruknya pelayanan yang diberikan BPJS Kesehatan dan JKN,” ujar Ade Kenzo di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi.

Dalam aksinya, Ade Kenzo membawa tema Sehat Hak Rakyat. Ia berharap saat tiba di Istana Jakarta nanti bisa bertemu Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan keluhan masyarakat dan memperbaiki layanan JKN yang masih banyak kekurangan pada pelaksanaan di lapangan.

“Banyak masyarakat yang tidak mendapatkan hak normatifnya, obat harus bayar, perlakuan medis harus bayar, darah harus bayar, pendataan warga miskin tidak beres serta banyaknya masyarakat yang seharusnya mendapatkan haknya tetapi justru tidak mendapatkan seperti Pekerja Penerima Upah yang terkena PHK dan juga guru-guru honorer yang upahnya sangat minim,” tegas Ade.

“Ini harus menjadi perhatian pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” sambung pria yang juga menjabar Direktur Advokasi Jamkeswatch itu.

Dukung Aksi Longmarch

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar mengatakan, dirinya bersama jajaran anggota DPRD mengapresiasi dan mendukung tuntutan yang dibawa Ade Kenzo dalam aksi longmarch.

Apalagi diketahui, Ade Kenzo juga merupakan warga Kabupaten Bekasi yang tinggal di Desa Sukaragam, Kecamatan Serangbaru.

“Kita sangat mengapresiasi dan mendukung perjuangan Ade Kenzo. Dirinya pantas disebut pejuang kesehatan,” jelas Sunandar.

Usai menggelar audiensi, Ade Kenzo menerima piagam penghargaan dari Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Oded Supriatna Yahya.

Selanjutnya, Ade Kenzo dan rombongan kembali melanjutkan longmarch menuju Omah Buruh di kawasan EJIP untuk beristirahat. Ade dan rombongan longmarch dijadwalkan akan tiba kawasan Istana Jakarta untuk bertemu Presiden Joko Widodo, Senin (16/10). (Sab/Ys)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+