68 Persen Warga Bekasi Belum Terlayani PDAM

68 Persen Warga Bekasi Belum Terlayani PDAM

Ilustrasi

Sabekasi.com, Bekasi Timur – Hingga bulan Juni tahun 2017 ini, sebanyak 68 persen warga Bekasi belum terlayani PDAM Tirta Bhagasasi. Pihak PDAM baru mampu melayani hanya 32 persen saja.

Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Usep Rahman Salim mengatakan, jumlah layanan di kota dan kabupaten Bekasi itu sangat jauh dari harapan. Mengingat PDAM Tirta Bhagasasi merupakan PDAM terbesar di Jawa Barat.

Dari 12 kecamatan di Kota Bekasi, kata Usep, sampai saat ini baru tujuh di antaranya yang sudah terlayani pasokan air bersih produksi PDAM Tirta Bhagasasi. Sementara di Kabupaten Bekasi, baru 17 dari 23 kecamatan yang sudah terlayani air.

"Itu pun hanya meliputi beberapa desa saja, belum seluruhnya terlayani. Sebanyak 32 persen warga yang sudah terlayani itu meliputi 20.000 sambungan langganan," jelas Usep.

"Capaian tersebut masih sangat jauh dari target Millenium Development Goals yang dipatok sebesar 80 persen," sambungnya.

Usep mengatakan, faktor yang menyebabkan capaian pelayanan tersebut masih rendah di antaranya alokasi anggaran operasional yang terbatas. "Untuk memproduksi air 1 liter per detiknya saja, investasi yang diperlukan bisa mencapai Rp250 juta. Kalau sebuah IPA akan dibangun dengan kapasitas 250 liter per detik, maka dibutuhkan dana Rp625 miliar," paparnya.

Dana sebesar itu tidak memungkinkan dipenuhi PDAM Tirta Bhagasasi karena alokasi dana operasional dari Pemerintah Kabupaten Bekasi atau Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat pun terbatas.

"Oleh karenanya butuh suntikan dana dari pihak swasta melalui perjanjian kerja sama minimal lima tahun dan ini yang tengah kami jajaki ke sejumlah pihak," tandas Usep. (Rsp)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya