Ibrahim Blegur: Tak Ada Lagi Tempat Netral di Bekasi

Ibrahim Blegur: Tak Ada Lagi Tempat Netral di Bekasi

Ibrahim Blegur. (Foto: Awi)

Sabekasi.com, Bekasi Barat - Ibrahim Blegur menyampaikan kekecewaannya terhadap beberapa lembaga yang telah didatanginya untuk mendapat keadilan atas kematian putrinya yang diduga menjadi korban malpraktik RS Awal Bros.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi dianggap keluarga Blegur tidak netral bahkan cenderung membela pihak RS Awal Bros. "Mereka (Dinkes) lebih sibuk komunikasi dengan Awal Bros. Bahkan pernah minta kita untuk menghentikan kasus ini," ujar Yusuf Blegur, paman korban.

Seperti diketahui, Kepala Dinkes Kota Bekasi ternyata merupakan salah satu dokter yang praktik di RS Awal Bros. Hal ini kemudian membuat keluarga korban tidak lagi percaya terhadap Dinkes dalam penyelesaian kasus ini.

Baca: Pepen Semprot Kepala Dinas Kesehatan, Ini Penyebabnya

Tak hanya itu, pengaduannya ke DPRD Kota Bekasi dianggap keluarga korban juga sama mengecewakannya. Pada mediasi yang dilakukan Selasa (24/11) di Gedung DPRD Kota Bekasi, pengacara korban tak diizinkan ikut. "Saya kecewa, kuasa hukum saya enggak dibolehkan ikut," kata Ibrahim kepada Sabekasi.com

Baca: Keluarga Fayla Kecewa, Kuasa Hukum Tak Dibolehkan Ikut Mediasi

Bahkan, dalam pertemuan tersebut, Ibarahim melanjutkan,  ada nggota DPRD mengatakan bahwa yang sudah meninggal tidak akan kembali lagi. "Dengan statement itu saya sudah yakin bahwa sudah tidak ada lagi tempat netral di Bekasi," tegas Ibrahim. (Awi)

Baca juga: Keluarga Korban Sebut Anggota DPRD Gagal Paham

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya