DPRD Ingatkan Pepen Tak Tergoda Dana Hibah 1 Triliun

DPRD Ingatkan Pepen Tak Tergoda Dana Hibah 1 Triliun

Blog Single

Ilustrasi (pixabay)

Bekasi Timur - DPRD Kota Bekasi memberikan peringatan kepada Walikota Bekasi Rahmat Effendi agar tidak tergoda dengan tawaran Pemprov DKI Jakarta yang akan memberikan dana hibah Rp 1 Triliun.

Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata, dalam keterangannya pada Kamis (26/11) menilai Pemda DKI telah melanggar beberapa poin yang sesuai dalam perjanjian MoU terkait Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

"Saya hanya mengingatkan saja, semoga beliau (Rahmat Effendi) jangan tergoda dengan iming-iming yang sifatnya materi. Memang ada dana hibah atau dana kemitraan untuk daerah penyangga di luar TPST.  Toh selama ini mereka (Pemda DKI) wan prestasi," ujarnya.

Sementara itu, mengenai pertemuan Walikota Bekasi Rahmat Effendi dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama, Ariyanto menilai hal tersebut merupakan pertemuan yang wajar. Selama pertemuan kedua kepala daerah tersebut tidak mengambil sesuatu keputusan yang dinilai strategis.

"Saya memandang itu pertemuan yang sah-sah saja dan wajar saja," kata Ariyanto.

Ariyanto juga menilai secara positif pertemuan itu untuk mempererat hubungan antar kedua daerah tersebut. Namun, seandainya dalam pertemuan akan berdampak terhadap pengambilan keputusan, Walikota seharusnya terlebih dahulu berkoordinasi dengan DPRD Kota Bekasi.

"Kalau mau ambil keputusan, Walikota seharusnya menghargai DPRD," ungkapnya.

Sebelumnya Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyambangi Balai Kota DKI Jakarta untuk bertemu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Rabu siang (25/11/2015).
Kedatangan Rahmat Effendi, membicarakan soal perjanjian antara Pemerintah Kota Bekasi dengan pemerintah DKI dalam hal pembuangan sampah warga Jakarta di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu, Bekasi, Jawa Barat. (Awi)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+