Ancaman Bencana Lingkungan Besar dari Sampah Bantargebang

Ancaman Bencana Lingkungan Besar dari Sampah Bantargebang

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang

Sabekasi.com, Bantargebang – Tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang semakin menggunung. Kondisi tersebut membuat cemas warga yang berdomisili di sekitar tempat pembuangan sampah warga Jakarta itu.

Ketua RT 01 RW 05 Kelurahan Ciketing Udik, Gunin mengatakan, terkait meningginya gunungan sampah membuat warga khawatir terjadinya longsoran sampah. Sebab, sistem pengelolaan sampah yang masih konvensional oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Sampah yang datang dibiarkan menumpuk tanpa pengelolaan lebih lanjut hingga akhirnya 'over load' dan meluber," terang Gunin seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.

Lebih lanjut, dijelaskan Gunin, pengolahan sampah secara sewakelola oleh Pemprov DKI semakin memperparah kondisi lingkungan dan menyebabkan tumpukan sampah semakin meluas mendekati rumah warga.

"Posisi rumah saya sudah sangat dekat dengan tumpukan sampah. Karena sistem pengelolaannya yang hanya buang tanpa ada pengolahan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata mengatakan, Kementerian Lingkungan Hidup mensinyalir pengelolaan sampah di TPST Bantargebang makin buruk.

Sistem pengelolaan tersebut berpotensi bisa mendatangkan bencana lingkungan besar jika dibiarkan terus seperti itu. Oleh karenanya, DPRD Kota Bekasi mengaku akan menagih komitmen Pemprov DKI Jakarta yang menjanjikan pengelolaan sampah lebih baik dengan memanfaatkan teknologi modern yang ramah lingkungan.

"Situasi ini membahayakan warga sekitar. Kami harap Pemprov DKI Jakarta bisa menangani kondisi ini dan melakukan langkah antisipasi agar longsor sampah tidak terjadi," pungkas Ariyanto. (Rsp)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya