Ini Duduk Perkara Sampah Bantar Gebang Menurut Yusril

Ini Duduk Perkara Sampah Bantar Gebang Menurut Yusril

Blog Single

Yusril Ihza Mahendra (foto:  @Yusrilihza_Mhd)

Sabekasi.com, Rawa Lumbu - Kisruh pengelolaan sampah DKI Jakarta di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang masih terus bergulir.

Setelah reaksi berbagai elemen masyatakat terhadap penyataan Gubernur Basuki Tjahja Purnama (Ahok), kini persoalan hukum antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan PT Godang Tua Jaya (GTJ) sebagai pengelola. Yusril Ihza Mahendra yang ditunjuk sebagai kuasa hukum GTJ menjelaskan persoalan ini melalui akun twitternya @Yusrilihza_Mhd, kemarin (05/11).

Hal pertama yang disorotinya adalah soal kepemilikan lahan di Bantar Gebang. Yusril menilai pernyataan Ahok keliru bahwa lahan pengelolaan sampah di Bantar Gebang merupakan milik Pemprov DKI. "Di Bantar Gebang, DKI punya lahan 108 hektar sebagai stock pile untuk menampung sampah. Sementara lahan dan fasilitas instalasi pengolahan sampah, seluruhnya milik GTJ dan Navigat. Jadi, Pemda DKI hanya punya lahan untuk stock pile," tegas Yusril.

Yusril juga menyoroti soal tanggung jawab pengangkutan sampah. Ia menjelaskan, pengangkutan sampah dari DKI ke Bantar Gebang sepenuhnya merupakan tanggung jawab Pemprov. Selanjutnya, tulis Yusril, sampah yang telah ditumpuk di stock pile diangkut oleh GTJ dan Navigat ke fasilitas pengolahan untuk dijadikan kompos dan energi listrik.

"Karena itu, ketika sampah menumpuk di DKI karena gagal diangkut ke Bantar Gebang, yang wanprestasi adalah Pemda DKI bukan GTJ/Navigat," jelas Yusril. Padahal, menurut Yusril, berapapun sampah yang diantar ke stock pile di Bantar Gebang, walau jumlahnya melebihi perjanjian, siap diolah GTJ dan Navigat.

Ia berpendapat, penyelesaian masalah sampah ini harus dilakukan dengan bijak, sabar, dan santun serta mendalami akar masalahnya. "Bukan dengan cara meledak-ledak, mencari kambing hitam, menyalahkan pihak lain serta mau benar dan menang sendiri" ujar Yusril. (gl-15)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+