Mencintai Kalimalang Ala Rosid

Mencintai Kalimalang Ala Rosid

Rosid

Sabekasi.com, Tambun Selatan -  Dengan peralatan sederhana, Rosid menyisir saluran Kalimalang, memunguti sampah yang berserakan di pinggir kali atau bahkan turun langsung ke kali mencabuti eceng gondok yang tumbuh liar.

Berendam dikeruhnya air Kalimalang demi untuk mencabuti ilalang dan sampah yang hanyut bukan hal yang asing bagi Rosid. Hampir setiap hari Rosid melakukan itu dan tak pernah sedikitpun keluar keluhan dari mulutnya.

Sudah 40 tahun Rosid melakukan pekerjaannya itu dengan tanggung jawab yang besar, menjaga agar aliran Kalimalang tidak terhambat atau bahkan tersumbat. Pekerjaan yang disepelekan orang tetapi sangat besar manfaatnya untuk kelancaran suplai air ke Ibukota Jakarta.

Setiap hari mulai pukul 7 pagi Rosid berangkat menyusuri Kalimalang, hanya sepeda tua yang menemani perjalanan Rosid sepanjang hampir 6 Km perjalanan menyusuri Kalimalang dari Kp. Cibuntu sampai wilayah Bulak Kecamatan Kapal Bekasi Timur yang menjadi tanggung jawabnya.

“Jam 7 udah siap berangkat cek kondisi kali terus lanjut jalan susuri kali babatin rumput atau pungut sampah yang dibuang warga di kali ” ujar Rosid, Jumat (20/5).

Ditemui Sabekasi.com yang sengaja mengikuti perjalanannya menyusuri kalimalang, Rosid mengaku senang dengan pekerjaannya membersihkan Kalimalang walaupun banyak suka dukanya. “Saya udah 40 tahun bersihin kali, senang aja karena bisa membantu membersihkan kali sekaligus dapat gaji “ ujar Rosid dengan polosnya.

Rosid sendiri sebenarnya sudah sekitar 10 tahun memasuki masa pensiun, tetapi karena sikap rajin dan tidak adanya anak muda yang mau bekerja seperti Rosid, membuat pihak Perum Jasa Tirta tempat Rosid mengabdi masih mempercayakan Rosid untuk bekerja.

“Iya saya udah pensiun tapi oleh kantor di pekerjakan lagi, katanya sih karena saya rajin kerja nya. Sudah gitu jaman sekarang susah cari orang yang mau kerja kaya gini,” tutur Rosid yang berdomisili di Kp Pekopen RT 01 RW 01, Desa Lambang Jaya, Kecamtan Tambun Selatan itu.

Kita sering melupakan orang-orang seperti Rosid, bila kita ingat kerja keras Rosid setiap hari membersihkan Kalimalang, tak akan sanggup tangan kita melemparkan isi tong sampah ke dalam kali atau bahkan sekedar membuang bungkus gorengan.

Kita seharusnya membantu Rosid. Tak perlu membantu membersihkan kali atau mencabuti eceng gondok, tetapi cukup dengan tidak membuang sampah sembarangan. Itu sudah membuat Rosid bahagia. (Rah)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya