Mengenal Kuliner Bandeng Rorod Mpok Omah

Mengenal Kuliner Bandeng Rorod Mpok Omah

Bandeng Rorod Mpok Omah

Sabekasi.com, Bekasi Timur - Bandeng merupakan jenis ikan yang banyak durinya. Tak jarang duri-duri tersebut menusuk tangan saat dimakan. Tapi di Bekasi, bisa ditemukan dengan mudah bandeng tak berduri.

Bondeng Rorod adalah bandeng isi tanpa duri. Dulu, orang Betawi sering membuat Bandeng Rorod hanya pada momen tertentu saja. Namun di tangan bapak Afif Ridwan, kuliner tradisional ini diangkat kembali, bahkan menjadi ikon oleh-oleh khas Bekasi.

Afif Ridwan memulai usahanya pada tahun 2011. Usaha ini awalnya dirintis oleh ibunya, Mpok Omah. Ide awal usaha ini adalah karena ia menilai Kota Bekasi belum memiliki oleh-oleh khas.

"Saya kan sering jalan-jalan. Biasanya masing-masing kota memiliki oleh-oleh khasnya masing masing, tapi Bekasi belum punya. Jadi saya coba bikin sesuatu yang bisa dibawa orang untuk oleh-oleh," jelasnya kepada Sabekasi.com, Kamis (11/2).

Awalnya ia hanya membuka tempat makan di rumahnya. Seiring berjalannya waktu, ikan Bandeng yang paling banyak dinikmati pelanggan. Akhirnya ia memutuskan untuk membuka usaha Bandeng Rorod. Selain Bandeng Rorod, ia juga membuat tahu bandeng dan nugget bandeng. Harganya pun masih terjangkau, kisaran Rp 20-25 ribu.

Membuka Mitra Usaha

Tidak hanya menjual Bandeng Rorod sebagai lauk, Bandeng Rorod Mpok Omah juga dipercaya untuk melayani berbagai kebutuhan nasi box. "Kita juga membuka layanan nasi box untuk wilayah Jabodetabek. Selain itu, kita juga membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin menjadi mitra bisnis baik reseller atau agen di wilayah masing-masing," ujar pria yang menjadi ketua UMKM Kota Bekasi ini.

Adapun untuk pemasaran, Afif Ridwan membuat akun media sosial seperti facebook dan Twitter untuk menjangkau konsumen yang lokasinya berada jauh tempat usahanya. Di samping itu, Bandeng Rorod ini juga siap delivery melalui jasa pengiriman barang atau via ojek online untuk wilayah Bekasi.

Kini, usaha yang dipegang olehnya yang berada di Jl. Maluku Raya Blok C1 No. 5 Perumnas III Kelurahan Aren Jaya ini telah menorehkan prestasi mengangkat kuliner tradisional khas Betawi ini menjadi salah satu ikon oleh-oleh khas Bekasi.

Tak lupa, Afif memberikan tips kepada para pengusaha muda untuk selalu gigih dalam menjalankan bisnisnya. "Kuncinya gigih dan sabar. Selain itu, kita juga harus rajin cari pelanggan. Namanya usaha pasti ada jatuh bangun. Tapi jika kita sabar, kesuksesan akan menjemput kita," pungkasnya. (Fad)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya