UMKM Bekasi Berbasis Budaya Tak Terpengaruh Pelemahan Rupiah

UMKM Bekasi Berbasis Budaya Tak Terpengaruh Pelemahan Rupiah

Blog Single

Deni Djiung di Distro Bekasi, Jl Babakan Caringin, No. 182, Kelurahan Mustika Sari, Kecamatan Mustika Jaya

Sabekasi.com, Mustikajaya – Pelemahan mata uang Rupiah terhadap Dollar yang terus merosot tajam ternyata tidak berdampak besar pada stabilitas usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berbasis budaya di Kota Bekasi. Hal tersebut diakui oleh Deni Djiung, Owner Distro Betawi Bekasi pada Kamis, (1/10).

Kepada Sabekasi.com, Deni Djiung mengatakan bahwa meski nilai tukar Rupiah terhadap Dollar semakin melemah, usaha Distro Betawi Bekasi miliknya tidak terpengaruh. Hal itu disebabkan karena loyalitas masyarakat terhadap budaya yang sangat tinggi.

“Loyalitas masyarakat Bekasi terhadap budaya sangat tinggi, hal itu yang mengakibatkan kenaikan Dollar yang terjadi sekarang tidak berdampak terhadap usaha yang dijalani. Karena punya loyalitas, mengenai harga jadi tidak masalah” ungkap Djiung.

Lebih lanjut menurut Djiung, dirinya memiliki trik untuk menjawab loyalitas masyarakat Bekasi dengan menjaga kestabilan harga, khususnya pada jenis pakaian Pangsi. Dengan mempertimbangkan biaya produksi Pangsi, harga Pangsi yang dijual di Distro Betawi Bekasi dari tahun 2012 sampai 2015 ini stabil, tidak turun tidak naik.

Selain itu lanjut pria yang juga merupakan pesilat ini, platform dan harga Pangsi yang stabil tersebut tidak hanya dilakukan olehnya sendiri, melainkan seluruh pelaku usaha Pangsi di Bekasi mematok tariff harga yang sama. “Jika harga stabil begini, maka keberlangsungan usaha Pangsi akan kondusif dan tidak ada kerawanan pertarungan harga di pasaran,” tutupnya. (Jel)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+