Diduga Karena Tak Dukung Neneng, Trantib Desa Telaga Murni Diskor

Diduga Karena Tak Dukung Neneng, Trantib Desa Telaga Murni Diskor

Blog Single

Foto surat skorsing Suhendra

Sabekasi.com, Cikarang Barat - Meski Pilkada Kabupaten Bekasi telah usai, tapi dampak pesta demokrasi lima tahunan itu masih terasa. Hal itu pula yang dirasakan Suhendra, Kaur Trantib Desa Telaga Murni, Cikarang Barat. 

Suhendra mengatakan, saat ini ia telah diskorsing dari jabatannya dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Skorsing tersebut dikatakan Suhendra lantaran ia tak mau mengikuti perintah Sugandi, Kepala Desa Telaga Murni, untuk mendukung calon bupati petahana, Neneng Hasanah Yasin. Sementara ia mengaku memiliki pilihan lain yang dikemukakannya secara terbuka.

Ia pun mengaku tidak terima dan merasa keberatan atas keputusan Sugandi tersebut. Karena menurutnya, hal itu tidak sesuai dengan prosedur peraturan yang sudah ditetapkan Pemkab Bekasi.

"Saya tidak terima dinonaktifkan dengan alasan yang tidak benar. Dikatakan saya tidak menjalankan tugas dan kewajiban sebagai K. Trantib. Itu bohong, saya dinonaktifkan karena tidak melaksanakan perintah Kades untuk mencoblos Paslon No.5," kata Suhendra.

Keberatan Suhendra atas keputusan Kades Telaga Murni tersebut juga karena surat keputusannya tidak diketahui dan tanpa persetujuan pihak terkait, yaitu Pemda dan Camat Cikarang Barat. "Sebab yg mengeluarkan honorer Staf se-Kabupaten Bekasi, bukan Kades, tapi Pemkab Bekasi," terang Suhendra.

Sementara itu, lanjut Suhendra, biodata yang terdaftar di Pemda masih atas namanya. "Maka harus ada pencabutan berkas di Pemda bila saya dinonaktifkan. Harus jelas sesuai peraturan yang berlaku," tegas Suhendra.

"Saya juga tidak terima bila yang menggantikan saya tinggal enak meneruskan pekerjaan saya dan menerima honor, tapi SK dan berkas yang terdaftar di Pemda masih nama saya," imbuhnya. (Sab)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+