Obon: Mau Ngabisin Duit 7 Truk Juga Kalau Tak Ada Izin Allah Ya Gak Menang

Obon: Mau Ngabisin Duit 7 Truk Juga Kalau Tak Ada Izin Allah Ya Gak Menang

Obon Tabroni

Sabekasi.com, Cibitung – Adanya peristiwa dugaan pelanggaran politik uang yang dilakukan oleh pasangan calon tertentu, ditanggapi santai oleh calon bupati nomor urut 3 Obon Tabroni.

Menurut Obon, secara pribadi dirinya percaya bahwa selain soal usaha dan strategi, ada ketentuan Allah SWT dalam hal ini. “Jadi, orang mau ngabisin duit 7 truk juga, kalau tidak ada izin Allah, ya ga bisa juga dia menang,” ujar Obon, Minggu (12/2).

Dicontohkan Obon, banyak dalam Pilkada serentak 2015 kemarin di daerah lain ada yang menghabiskan dana ratusan miliar untuk beli suara rakyat, tapi nggak menang. “Ya karena mungkin memang tak ada izin Allah,” katanya lagi.

Lanjut Obon, perlawanan terhadap politik uang yang dilakukan pihaknya adalah membangun sejak awal itu lebih pada budayanya. Sudah sejak awal, dari mulai ngumpulin KTP dulu, dia bersama relawan bergerak dengan cara memberikan pemahaman kepada masyarakat, bukan dengan membeli dukungan fotokopi KTP itu dengan uang.

“Jadi yang kita lawan itu budaya politik uang, bukan paslon atau kandidat tertentu,” tegas Obon.

Dari perjalanan yang sudah kami tempuh sejak hampir 2 tahun ini, kata Obon, dirinya menemukan orang-orang Bekasi ternyata punya kesadaran politik cukup baik. Tidak satu pun KTP yang dikumpulkan itu dibayar. Semua murni karena kesadaran masyarakat dan keinginannya untuk memperbaiki Bekasi.

Tapi Obon menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menerima uang untuk mencoblos pasangan tertentu, karena dampak hukumnya sangat berat. Pemberi dan penerima kan bisa dipidana. Jangan cuma karena 50 rebu perak, rakyat bisa dipidana 6 tahun dan denda 1 miliar rupiah.

“ Jangan lah, kasihan. Yang jadi korban rakyat,” tandas Obon. (Sab)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya