Calon Bupati Bekasi Ini Janjikan Program Satu Desa Satu Ambulans

Calon Bupati Bekasi Ini Janjikan Program Satu Desa Satu Ambulans

Blog Single

Ilustrasi ambulans (NET)

Sabekasi.com, Cibitung – Masalah kesehatan menjadi salah satu program prioritas pasangan nomor urut tiga Obon Tabroni-Bambang Sumaryono (Obama). Beberapa program prioritas di bidang kesehatan sudah di luncurkan pasangan yang mengambil tageline Bekasi Baik dan Benar Itu.

Calon Bupati Obon Tabroni mengatakan, meski Kabupaten Bekasi merupakan daerah kaya minyak dan industri, namun masih ada warga sakit yang tidak bisa berobat. Padahal, sehat dan mendapat pelayanan kesehatan merupakan hak setiap warga.

“Beban biaya kesehatan Kabupaten Bekasi sebetulnya relatif ringan, karena sebagian besar masyarakatnya adalah pekerja formal. Di mana, biaya kesehatan diri dan keluarganya telah ditanggung perusahaan. Sebagian warga lainnya merupakan penerima KIS yang biayanya ditanggung oleh Pemerintah Pusat,” kata Obon, Jumat (10/2).

Anggaran kesehatan Pemkab Bekasi, menurut Obon, cukup tinggi. Tahun 2015 saja, pagu anggaran Dinas Kesehatan mencapai Rp203 miliar. Belum lagi bantuan Pemprov Jabar untuk pemeliharaan kesehatan masyarakat miskin sebesar Rp43 miliar. “Namun realisasinya sangat sedikit, hanya Rp95 miliar. Artinya, ada ratusan miliar anggaran kesehatan yang gagal diserap Pemkab Bekasi,” tegasnya.

Dijelaskan Obon, dalam UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 telah mengamanatkan bahwa anggaran kesehatan minimal 10% dari APBD, di luar gaji. Jika dengan asumsi APBD konstan 5 triliun rupiah saja, maka anggaran kesehatan selama 5 tahun ke depan bisa mencapai Rp2,5 triliun.

“Dengan anggaran sebesar itu, kami yakin banyak yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi ini. Kami akan memastikan pemerintah daerah hadir bagi rakyat untuk memberikan pelayanan kesehatan,” papar pria yang merupakan aktivis buruh ini.

Berikut adalah fokus masalah dan solusi yang akan dijalankan pasangan Obama di bidang kesehatan.

  1. Penambahan Infrastruktur dan Fasilitas Kesehatan: Membangun 2 RSUD Tipe C, Puskesmas 24 Jam dengan Fasilitas Rawat Inap, Satu Desa Satu Mobil Ambulans
  2. Reformasi Sistem Pelayanan dan Jaminan Kesehatan: Membangun sistem database kesehatan terintegrasi, Sistem pelayanan kesehatan berbasis KTP (NIK), Menjamin biaya kesehatan masyarakat kurang mampu.
  3. Edukasi Publik tentang Kesehatan: Desa Sehat Desa Kita (promosi kesehatan berbasis desa), Bantuan susu bagi ibu hamil dan menyusui.

(Sab)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+