Panwaslu Kabupaten Bekasi Soroti Potensi Kecurangan di TPS

Panwaslu Kabupaten Bekasi Soroti Potensi Kecurangan di TPS

Blog Single

Iwan Setiyono

Sabekasi.com, Tambun Utara - Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi lokasi paling rawan terjadinya pelanggaran. Hal ini dikemukakan oleh Komisioner Panwaslu Kabupaten Bekasi, Iwan Setiyono pada diskusi publik mewujudkan Pilkada yang demokratis di Kampung Pisangan, Desa Satria Mekar Kecamatan Tambun Utara, Jumat (27/1).

Dari hasil kajian di lapangan, kata dia, kecurangan yang kerap terjadi di TPS di antaranya banyaknya masyarakat yang tidak dapat memilih, praktik politik uang menjelang pemilihan serta keterlibatan penyelenggara pemilu, yaitu Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

"Berdasarkan peraturan, KPPS tidak boleh menjabat selama dua periode. Jadi rata-rata orang-orang baru. Ini menjadi perhatian agar KPPS diawasi lebih cermat," tukasnya.

Disamping itu, pihaknya juga mengawasi distribusi logistik yakni ketersediaan alat coblos. "Kita perlu awasi bersama, sehingga dalam proses distribusi nanti tidak ada kekurangan," jelas Iwan.

Pengawasan di tingkat TPS menjadi prioritas Panwaslu pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi 2017. Sebab, di antara potensi kecurangan lain, di tingkat TPS terbilang lebih tinggi. (Fad)

Share this Post:
Twitter Facebook Google+