267 Orang Penghuni Lapas Terancam Tak Ikut Nyoblos Pilbup Bekasi

267 Orang Penghuni Lapas Terancam Tak Ikut Nyoblos Pilbup Bekasi

Warga binaan Lapas Kelas III Bekasi saat mengikuti sosialisasi Pilkada Kabupaten Bekasi tahun 2017

Sabekasi.com, Kedungwaringin – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bekasi, Kadek Anton Budiharta berkunjung ke Kantor KPU Kabupaten Bekasi, Selasa (24/1). Kunjungan tersebut guna menjamin warga binaan mendapatkan hak pilihnya.

Kadek Anton menyebutkan bahwa jumlah warga binaan di Lapas Kelas III Bekasi sebanyak 1.124 orang. Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 365 orang yang berdomisili di Kabupaten Bekasi.

Dari 365 orang tersebut, hanya 98 orang yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Kabupaten Bekasi 2017. Sehingga imbuh Kadek, ada 267 orang yang belum termasuk dalam DPT.

“Ini yang akan kita koordinasikan dan minta arahan ke KPU. Data ini akan diteruskan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Kadek Anton mengatakan, Lapas Kelas III Bekasi hanya difasilitasi satu Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sebab, jumlah pemilihnya tidak lebih dari 500 orang. Untuk menjamin netralitas petugas di TPS, pihaknya sudah berkomunikasi dengan KPU Kabupaten Bekasi.Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), kata Kadek akan digabungkan dengan petugas dari desa/keluarahan setempat.

“Sehingga pelaksanaannya akan lebih ringan. Jadi tidak semua petugas dari kami,” jelasnya.

Kadek mengaku pihaknya akan mengupayakan warga binaan yang memiliki hak pilih dapat menyalurkan suaranya pada 15 Februari 2017 mendatang. “Kami akan terus berkomunikasi dengan KPU dan Disdukcapil. Karena itu sudah menjadi kewajiban kami selaku petugas untuk menjamin hak pilih warga binaan,” pungkasnya. (Fad)

Twitter Facebook Google+

Berita Lainnya